TUMBUH KEMBANG

TUMBUH KEMBANG

Berat badan cinta mungil menduduki peringkat atas masalah yang paling sering dikeluhkan oleh para bunda.

Berat badan memang penting tapi berat badan bukanlah satu-satunya tolak ukur cinta mungil sehat atau tidak.

Berat badan bukanlah hal yang patut dijadikan ajang persaingan para bunda karena setiap cinta mungil memiliki kurvanya sendiri. Jadi sebelum bunda khawatir, mari tengok terlebih dulu bagaimana kurvanya.

Kurva atau growth chart WHO dapat diunduh di link berikut : http://www.who.int/childgrowth/standards/en/
Atau bisa juga menggunakan yang ada di buku KMS. Ingat kurva laki-laki dan perempuan berbeda.

Selama kurva sesuai, bunda tidak perlu khawatir atau merasa anak terlihat kurus. Namun jika memang kurvanya tidak sesuai dengan pola, segera konsultasikan dengan tenaga medis yang kompeten di bidangnya. Konsultasi yang optimal harus dilakukan tatap muka bukan melalui media sosial.

Selain memperhatikan berat badan, perhatikan juga mengenai tinggi badan dan lingkar kepala. Pastikan kurva atau grafiknya memang sudah sesuai.

Perkembangan motorik, sensorik dan interaksi sosial juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Untuk memastikan perkembangannya sudah sesuai atau tidak, bunda dapat mengunduh KPSP sesuai usia cinta mungil atau dapat meminta lembar KPSP di posyandu/layanan kesehatan terdekat.

Dan untuk mengoptimalkan perkembangan para cinta mungil, bunda juga dapat memberikan stimulus yang sesuai usia. Contohnya membantu/ memberikan stimulus saat belajar tengkurap, duduk, berdiri, berjalan, bicara dll.

Hindari pemberian gadget/televisi sebelum usia 2 tahun. Dan untuk melatih fokus serta perkembangan otak cinta mungil, bunda dapat memberikan permainan-permainan edukatif yang sesuai dengan usianya.

Semoga setelah membaca artikel ini, bunda tidak hanya berfokus dengan berat badan cinta mungil ya tetapi mulai memperhatikan juga tolak ukur tumbuh kembang lainnya dan juga semakin kreatif dalam mendidik cinta mungil untuk menjadi generasi penerus yang luar biasa (grz)



Dipublikasikan di http://yskb.org/article/view/10_tumbuh_kembang